Working Time: 6.45 - 16.45

Artikel-Blog

Maulana Ahmad As Shidiqi Technology Entrepreneur & Developer Electronics • Artificial Intelligence (AI) • Internet of Things (IoT) • Agritech

Dari Bangku Madrasah Menuju Dunia Teknologi

Maulana Ahmad As Shidiqi merupakan alumni MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo tahun 2009. Ia termasuk lulusan program akselerasi yang menyelesaikan pendidikan madrasah ibtidaiyah dalam waktu lebih singkat. Setelah lulus, Maulana melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, kemudian menempuh pendidikan S1 dan S2 di bidang Teknik Elektro (Electrical Engineering) di Malang.

Kini, Maulana berkiprah sebagai pengusaha dan pengembang teknologi. Ia mengembangkan sejumlah bisnis di bidang elektronik, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta agritech. Melalui bidang-bidang tersebut, ia berupaya menghadirkan teknologi sebagai solusi nyata bagi kebutuhan industri dan masyarakat, termasuk membantu meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kenangan dan Pelajaran Berharga di MI Muslimat NU Pucang

Bagi Maulana, MI Muslimat NU Pucang bukan sekadar tempat belajar. Banyak kenangan yang masih ia ingat, terutama sosok guru-guru yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan.

Menurutnya, standar pembelajaran yang diterapkan sejak dahulu sudah cukup tinggi. Selain kemampuan akademik, kedisiplinan juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Hal-hal yang dahulu terasa biasa, bahkan mungkin cukup serius bagi seorang anak, justru ia sadari sebagai pelajaran berharga setelah dewasa.

“Banyak hal yang dulu kita anggap biasa, sekarang menjadi valuable lessons yang sangat membantu kehidupan kita.”

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak selalu menunjukkan manfaatnya secara langsung. Nilai-nilai yang ditanamkan selama masa sekolah dapat terus tumbuh dan menemukan maknanya ketika seseorang menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pesan untuk Adik-Adik

Untuk adik-adik MI Muslimat NU Pucang, Maulana berpesan agar tidak terlalu takut menghadapi kesulitan.

“Enjoy the process and keep learning.”

Nikmati prosesnya dan teruslah belajar. Apa yang dipelajari hari ini mungkin belum selalu terasa manfaatnya. Namun, suatu saat nanti, berbagai pelajaran dan pengalaman tersebut dapat menjadi bekal yang sangat berarti.

“The future belongs to those who keep learning and improving themselves.”

Masa depan menjadi milik mereka yang terus belajar dan memperbaiki diri. Karena itu, jangan takut mencoba hal baru, hadapi kesulitan sebagai bagian dari proses, dan terus kembangkan kemampuan diri.

Pesan untuk Orang Tua

Bagi para orang tua, Maulana memandang pemilihan sekolah dasar sebagai keputusan penting karena pada tahap inilah fondasi anak mulai dibentuk.

Pendidikan yang baik bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, akhlak, dan kemampuan beradaptasi. Bekal inilah yang akan membantu anak menghadapi perubahan zaman dan menjalani kehidupan dengan lebih siap.

Fondasi Hari Ini, Manfaat di Masa Depan

Perjalanan Maulana menunjukkan bahwa proses pendidikan merupakan fondasi untuk terus bertumbuh. Dari bangku madrasah, pendidikan pesantren, hingga dunia teknologi, setiap tahap memberikan pengalaman dan pelajaran yang membentuk langkah berikutnya.

Sebab, keberhasilan bukan hanya tentang seberapa jauh seseorang melangkah, tetapi juga bagaimana ilmu yang dimilikinya dapat digunakan untuk menghadirkan solusi dan memberikan manfaat bagi sesama.

Back