PERPADUAN SENI, TAHFIDZ, DAN PERMAINAN EDUKATIF
Rangkaian
kegiatan semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di MIS Muslimat NU Pucang Sidoarjo
terus berlangsung dengan penuh antusiasme. Pada Kamis, 13 Agustus 2026, peserta
didik kelas kecil dan kelas besar kembali mengikuti berbagai perlombaan yang
memadukan seni, keagamaan, kreativitas, ketangkasan, dan kerja sama. Kegiatan
hari ini menghadirkan suasana yang berbeda. Selain perlombaan yang bersifat
rekreatif, siswa juga mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan dalam
paduan suara dan tahfidz Al-Qur'an.
Siswa kelas
kecil mengawali kegiatan dengan Padus Group pada pukul 07.30–09.00. Kegiatan
ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tampil bersama, menjaga
kekompakan, serta membangun keberanian. Sementara itu, siswa kelas besar
mengikuti Lomba Tahfidz pada pukul 07.40–09.30. Kegiatan ini menjadi sarana
untuk mengapresiasi kemampuan siswa dalam menghafal Al-Qur'an sekaligus melatih
keberanian mereka untuk tampil di hadapan orang lain.
Masih dalam
rangkaian kegiatan pagi, terdapat Lomba Tenis Meja bagi kelas besar. Kegiatan
olahraga ini menjadi sarana untuk melatih ketangkasan, konsentrasi, kecepatan
mengambil keputusan, dan sportivitas.
Pada pukul
09.40–12.00, siswa kelas kecil kembali mengikuti Padus Group. Kegiatan paduan
suara dilakukan secara berkelompok sehingga siswa belajar bahwa sebuah
penampilan yang baik membutuhkan kerja sama setiap anggota.
Pada waktu
yang sama, siswa kelas besar mengikuti Lomba Susun Gelas Plastik Tercepat.
Permainan sederhana ini membutuhkan kecepatan sekaligus ketelitian dan
konsentrasi. Siswa ditantang untuk menyelesaikan permainan dengan strategi yang
tepat tanpa mengabaikan ketepatan dalam menyusun gelas.
Keceriaan
berlanjut pada siang hari. Siswa kelas kecil kembali mengikuti Padus Group pada
pukul 13.00–14.00. Sementara itu, siswa kelas besar mengikuti Oper Hula Hoop
Tanpa Melepas Pegangan Tangan (Group) pada pukul 13.00–14.45. Permainan
kelompok ini membutuhkan koordinasi dan kekompakan. Setiap peserta harus
bekerja sama agar hula hoop dapat berpindah dari satu anggota ke anggota
lainnya tanpa melepaskan pegangan tangan. Dari permainan tersebut, siswa
belajar bahwa keberhasilan sebuah kelompok tidak hanya bergantung pada satu
orang, tetapi membutuhkan komunikasi, kesabaran, strategi, dan kerja sama.
Setiap
kegiatan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi yang
berbeda-beda. Ada yang belajar tampil percaya diri, ada yang mengasah kemampuan
menghafal, ada yang belajar bekerja sama, dan ada pula yang belajar menerima
hasil perlombaan dengan sportif.
