SPORTIVITAS DAN KETANGKASAN DALAM LOMBA BADMINTON DAN CATUR
Rangkaian
kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MIS
Muslimat NU Pucang Sidoarjo semakin semarak. Pada Jumat, 14 Agustus 2026,
peserta didik mengikuti perlombaan yang mengasah kemampuan fisik, konsentrasi, strategi,
dan sportivitas. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang dipenuhi berbagai
permainan kelompok, kegiatan pada hari ini memberikan ruang lebih besar bagi
siswa untuk menunjukkan ketangkasan olahraga dan kemampuan berpikir strategis
melalui lomba badminton dan catur.
Kegiatan
pagi diawali dengan Lomba Badminton yang diikuti oleh siswa kelas kecil dan
kelas besar. Untuk kelas kecil, lomba berlangsung pukul 07.30–09.00 di Depan
Hall Lantai 3. Sementara itu, siswa kelas besar mengikuti lomba pada pukul
07.30–10.30 di Lapangan Olahraga Lantai 5.
Badminton
menjadi salah satu cabang olahraga yang membutuhkan koordinasi antara mata dan
tangan, kecepatan bergerak, konsentrasi, serta kemampuan mengambil keputusan
dengan cepat. Namun, lebih dari sekadar memenangkan pertandingan, siswa belajar
menerapkan sportivitas, disiplin, kejujuran, dan sikap menghargai lawan. Setiap
pertandingan menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bahwa kemenangan harus
diraih dengan usaha dan tetap menjunjung aturan permainan.
Setelah
kegiatan badminton, siswa kelas kecil mengikuti Lomba Catur pada pukul
09.15–10.15 di Hall Lantai 3. Catur menghadirkan tantangan yang berbeda. Jika
badminton mengandalkan gerak dan ketangkasan fisik, catur mengajak siswa
menggunakan logika, konsentrasi, perencanaan, dan strategi. Setiap langkah
harus dipikirkan dengan matang. Siswa belajar bahwa sebuah keputusan dapat
membawa konsekuensi terhadap langkah berikutnya. Melalui lomba ini, peserta
didik mendapatkan pengalaman untuk berpikir sebelum bertindak, membaca situasi,
dan menyusun strategi untuk mencapai tujuan.
Kegiatan
lomba pada 14 Agustus menjadi bagian dari upaya MIS Muslimat NU Pucang Sidoarjo
memberikan ruang kepada setiap siswa untuk mengembangkan potensi mereka. Ada
siswa yang memiliki keunggulan dalam aktivitas fisik, ada yang lebih menonjol
dalam kemampuan berpikir strategis, dan ada pula yang berkembang melalui
pengalaman berkompetisi. Karena itu, perlombaan tidak hanya tentang siapa yang
menjadi juara. Yang tidak kalah penting adalah pengalaman berani mencoba,
berlatih, mengikuti aturan, menerima hasil, dan menghargai kemampuan orang
lain.

