KHANZA ALMIRA DEANA JELASKAN WATER CYCLE DALAM BAHASA INGGRIS BERBASIS QS. AZ-ZUMAR AYAT 21
Belajar sains tidak selalu harus berhenti
pada buku pelajaran. Di MIS Muslimat NU Pucang Sidoarjo, pembelajaran sains
terus dikembangkan dengan menghubungkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai
Al-Qur’an.
Hal tersebut ditunjukkan oleh Khanza Almira
Dana, siswi kelas 5 ICP 4, yang tampil menjelaskan materi water cycle (siklus
air) dalam Bahasa Inggris dengan mengaitkannya dengan QS. Az-Zumar ayat 21.
Tidakkah
engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia
mengalirkannya menjadi sumber-sumber air di bumi. Kemudian, dengan air itu Dia
tumbuhkan tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian ia menjadi
kering, engkau melihatnya kekuning-kuningan, kemudian Dia menjadikannya hancur
berderai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran
bagi ululalbab
QS. Az-Zumar ayat 21 mengingatkan manusia
untuk memperhatikan bagaimana Allah menurunkan air dari langit, kemudian
mengalirkannya menjadi sumber-sumber air di bumi dan dengan air tersebut
menumbuhkan berbagai tanaman. Ayat tersebut juga mengajak manusia mengambil
pelajaran dari proses yang terjadi di alam.
Dalam penjelasannya, Khanza mengangkat
fenomena air sebagai bagian penting dalam kehidupan. Ia menghubungkan pesan QS.
Az-Zumar ayat 21 dengan konsep water cycle, yaitu pergerakan air yang
berlangsung secara terus-menerus dalam sistem bumi.
Pembelajaran ini menjadi menarik karena
siswa tidak hanya belajar istilah dan konsep sains dalam Bahasa Inggris, tetapi
juga diajak melihat bahwa fenomena alam dapat menjadi sarana untuk merenungkan
kebesaran Allah SWT.
Dalam perspektif ilmiah, air hujan dapat
masuk ke dalam tanah melalui proses infiltrasi dan kemudian berkontribusi
terhadap air tanah serta muncul kembali sebagai mata air. Penjelasan ilmiah
tersebut sejalan dengan gambaran dalam ayat tentang air yang diturunkan dari
langit dan kemudian menjadi sumber-sumber air di bumi.
Penampilan Khanza juga menunjukkan
penerapan pembelajaran yang mengembangkan beberapa kemampuan sekaligus. Ketika
menjelaskan water cycle dalam Bahasa Inggris, Khanza tidak hanya dituntut
memahami materi sains, tetapi juga mampu berkomunikasi, menyusun penjelasan,
dan menggunakan kosakata Bahasa Inggris secara tepat.
Pembelajaran seperti ini memberikan
pengalaman bahwa Bahasa Inggris bukan hanya mata pelajaran yang dipelajari di
kelas, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahasa untuk menjelaskan berbagai
pengetahuan. Bagi siswa kelas internasional, kemampuan mengomunikasikan ilmu
dalam Bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapi dunia
pendidikan yang semakin terbuka.
QS. Az-Zumar ayat 21 ditutup dengan pesan
bahwa dalam proses tersebut terdapat pelajaran bagi ulul albab, yaitu
orang-orang yang memiliki akal sehat dan mampu mengambil pelajaran. Pesan
inilah yang membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna. Siswa tidak hanya
diajak mengetahui bagaimana air bergerak dalam lingkungan, tetapi juga diajak
bertanya lebih jauh: Siapa yang mengatur keteraturan alam tersebut? Apa manfaat
air bagi kehidupan? Dan apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga air sebagai
sumber kehidupan?
Dengan demikian, pembelajaran sains tidak
hanya mengembangkan kemampuan berpikir, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur,
kepedulian terhadap lingkungan, dan kesadaran akan kebesaran Allah SWT.
Learn science, speak English, reflect on
the Qur’an, and discover the signs of Allah in nature.

