Working Time: 6.45 - 16.45

Artikel-Blog

BELAJAR COMPOUND WORD: KETIKA DUA KATA MEMBENTUK MAKNA BARU

Belajar Bahasa Inggris tidak selalu harus dimulai dari kata-kata yang sulit. Di MIS Muslimat NU Pucang Sidoarjo, siswa diajak menemukan bahwa dua kata sederhana dapat bergabung dan menghasilkan sebuah makna baru melalui pembelajaran compound word.

Compound word adalah kata yang terbentuk dari gabungan dua kata sehingga menghasilkan makna tertentu. Pembelajaran ini menjadi lebih menarik karena siswa menggunakan kata-kata yang sudah mereka kenal dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pembelajaran, siswa diajak memahami bahwa sebuah kata dapat memiliki arti yang berbeda ketika digabungkan dengan kata lainnya. Misalnya, water berarti air dan eye berarti mata. Ketika menjadi tears, siswa belajar mengenali makna “air mata” dalam Bahasa Inggris.

Contoh lainnya adalah:

·       Fruit = buah + hand = tangan → souvenir = buah tangan

·       Eat = makan + night = malam → dinner = makan malam

·       House = rumah + sick = sakit → hospital = rumah sakit

·       Soil = tanah + water = air → motherland = tanah air

·       Louse = kutu + book = buku → bookworm = kutu buku

·       Low = rendah + heart = hati → humble = rendah hati

·       Eye = mata + day = hari → sun = matahari

Melalui contoh-contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa Bahasa Inggris tidak selalu dapat diterjemahkan kata demi kata. Sebuah gabungan kata dapat memiliki makna yang berbeda dari arti masing-masing kata penyusunnya. Pembelajaran compound word menjadi lebih menyenangkan ketika siswa menemukan hubungan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kata-kata seperti dinner, hospital, bookworm, dan sun menjadi lebih mudah dipahami karena dikaitkan dengan konsep yang sudah dikenal siswa. Cara belajar seperti ini membantu siswa memperkaya kosakata sekaligus melatih mereka untuk melihat pola dalam Bahasa Inggris. Lebih dari sekadar menghafal, siswa diajak mengamati, menghubungkan, dan menemukan makna.

Pembelajaran Bahasa Inggris juga menjadi ruang bagi siswa untuk berani mencoba. Ketika menemukan kata baru, mereka belajar mengucapkan, memahami, dan menggunakannya dalam konteks yang tepat. Dari dua kata sederhana, siswa dapat menemukan satu makna baru. Dari satu pembelajaran, mereka mendapatkan semakin banyak kosakata.

Back