Market Day di MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo: Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka

Okt 30, 2023

Pendahuluan



Market Day merupakan salah satu event yang sangat dinanti-nantikan oleh para siswa di MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo. Event ini bukan hanya sekedar bazar, tetapi juga menjadi wadah untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum merdeka. Melalui kolaborasi antara siswa dan guru, serta beragam aktivitas kreatif seperti penjualan makanan dan minuman unik, lomba paduan suara, penampilan tari, dan berbagai pertunjukan siswa, MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo membuktikan bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas.



Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka



MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo memiliki visi untuk menciptakan generasi muda yang memiliki karakter yang kuat dan cinta tanah air. Untuk mencapai tujuan ini, sekolah ini menerapkan kurikulum merdeka yang menekankan penguatan profil pelajar Pancasila. Market Day adalah salah satu cara untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari siswa.



Salah satu nilai Pancasila yang sangat ditekankan adalah gotong royong. Dalam persiapan Market Day, siswa bekerja sama dengan guru untuk mengatur segala sesuatu, mulai dari persiapan stand, pembuatan makanan dan minuman, hingga persiapan pertunjukan. Semua ini dilakukan secara bersama-sama, tanpa memandang perbedaan kelas atau grade. Inilah contoh nyata dari nilai gotong royong yang diajarkan dalam Pancasila.



Selain itu, siswa juga diajarkan tentang nilai keadilan dan persatuan. Dalam penjualan makanan dan minuman kreasi unik, siswa diajarkan untuk memperlakukan setiap pembeli dengan adil, tanpa memandang latar belakang atau status sosial. Mereka juga diajarkan untuk bekerja sama dengan siswa lain dalam tim untuk mencapai tujuan bersama, yang mencerminkan semangat persatuan dalam Pancasila.



Kolaborasi antara Siswa dan Guru



Market Day tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga guru sebagai pendamping dan pembimbing. Guru berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran ini. Mereka membimbing siswa dalam merencanakan, mengorganisir, dan melaksanakan Market Day. Guru juga memberikan dorongan dan masukan yang konstruktif kepada siswa agar mereka dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kreativitas, dan kerja tim.



Kolaborasi antara siswa dan guru di Market Day menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan inspiratif. Siswa belajar bagaimana bekerja sama dengan orang lain, mengatasi tantangan, dan mengambil tanggung jawab. Mereka juga belajar untuk mengambil inisiatif dalam menciptakan ide-ide kreatif untuk produk makanan dan minuman mereka.



Penjualan Makanan dan Minuman Kreasi Unik



Salah satu aspek yang paling menarik dari Market Day adalah penjualan makanan dan minuman kreasi unik yang diproduksi oleh siswa. Setiap kelas atau grade memiliki stan sendiri-sendiri di mana mereka menjual produk-produk kreatif mereka.



Makanan dan minuman yang ditawarkan sangat beragam. Ada juga minuman segar yang unik, seperti minuman berbahan dasar buah-buahan lokal yang diolah menjadi minuman sehat. Semua produk ini dibuat dengan penuh dedikasi oleh siswa, dengan bimbingan guru.



Dalam proses penjualan, siswa belajar tentang berbagai aspek bisnis, seperti pengaturan harga, promosi, dan pelayanan pelanggan. Mereka juga belajar tentang tanggung jawab finansial dan bagaimana mengelola uang hasil penjualan. Ini adalah pengalaman berharga yang akan membekali mereka dengan keterampilan bisnis yang berguna di masa depan.



Lomba Paduan Suara dan Pertunjukan Siswa



Market Day tidak hanya tentang penjualan produk, tetapi juga tentang penampilan siswa di berbagai lomba dan pertunjukan. Salah satu acara utama adalah lomba paduan suara antar-wali siswa masing-masing grade. Ini adalah kesempatan bagi wali siswa untuk mengekspresikan bakat vokal mereka dan belajar tentang harmoni dan kerja tim.



Selain itu, ada juga penampilan tari dari siswa yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Ini adalah cara lain untuk menghargai dan memahami warisan budaya Indonesia yang kaya. Pertunjukan siswa lainnya juga mencakup seni bela diri, drama, musik, dan berbagai bakat lainnya.



Kesimpulan



Market Day di MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo adalah contoh nyata dari bagaimana sekolah dapat mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum merdeka mereka. Melalui kolaborasi antara siswa dan guru, siswa belajar tentang gotong royong, keadilan, dan persatuan. Mereka juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kreativitas, dan kerja tim.



Penjualan makanan dan minuman kreasi unik menjadi wadah untuk mengajar siswa tentang aspek bisnis dan tanggung jawab finansial. Sementara itu, lomba paduan suara, penampilan tari, dan pertunjukan siswa lainnya memberikan siswa kesempatan untuk mengekspresikan bakat mereka dan menghargai budaya Indonesia.



Market Day bukan hanya sekedar event sekolah biasa, tetapi juga merupakan peluang berharga bagi siswa untuk belajar dan tumbuh dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan pendekatan seperti ini, MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo telah berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang beragam dan mendalam, yang akan membekali siswa dengan keterampilan dan nilai-nilai yang akan mereka bawa sepanjang hidup mereka.