Pelajar MI & MTs Bilingual Muslimat NU Pucang Harumkan Nama Indonesia di Ajang Olimpiade Matematika Internasional (Disarikan dari berbagai media: Times Indonesia, Radar Jatim, Radar Sidoarjo, MPA Jatim, NU Online Jatim, Klik Aktual)
Ags 15, 2025
Pada ajang WMI yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand dan diikuti oleh 25 negara, Muhammad Diar Azzam (MI Muslimat NU Pucang) berhasil meraih medali emas. Sementara itu, Elsawa Kireina Azzahra (MTs Bilingual Muslimat NU Pucang) turut mengharumkan nama madrasah dengan meraih medali perak.
Tidak berhenti di situ, seminggu kemudian, pada 3 Agustus 2025, Muhammad Diar Azzam bersama Iqbal Abqary Al-Qarny (MI Muslimat NU Pucang) kembali mengukir prestasi di ajang AIMO yang digelar di Tokyo, Jepang, dengan membawa pulang medali perak.
“Alhamdulillah, sangat senang bisa mendapat medali di WMI dan AIMO. Sebelum lomba, saya rutin belajar matematika di sekolah dan di rumah,” ujar Diar saat Awarding Ceremony di Hall MI Muslimat NU Pucang.
Elsawa juga menyampaikan rasa bangganya bisa mengharumkan nama madrasah dan Indonesia, namun tetap bertekad untuk terus meningkatkan kemampuan. “Senang bisa mengharumkan nama sekolah, tapi saya ingin belajar lebih giat lagi agar bisa menjadi yang terbaik,” tuturnya.
Kepala MI Muslimat NU Pucang, Bapak Dr. M. Hamim Thohari, S.Pd., MM, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, seluruh persiapan dilakukan oleh guru internal madrasah tanpa mendatangkan pelatih dari luar.
"Sejak dini anak-anak dikenalkan pada ilmu agama dan sains. Siswa yang menonjol di bidang tertentu, seperti matematika, akan dipisahkan dan mendapat tambahan pembelajaran. Semua dibimbing guru-guru kami yang kompeten di bidang eksakta," jelasnya.
Sementara itu, Kepala MTs Bilingual Muslimat NU Pucang, Bapak Syamsuhari, ST., S.Pd., MM., M.PdI, menjelaskan bahwa pembelajaran di madrasah dilakukan secara holistik. "Tiada hari tanpa matematika, bahasa Inggris, dan sains. Dalam satu pertemuan, semua komponen matematika dibahas tuntas sehingga siswa memahami konsep secara utuh," ungkapnya.
Momen Awarding Ceremony yang digelar untuk merayakan pencapaian tersebut berlangsung penuh semangat dan rasa haru. Acara ini dihadiri oleh para pejabat Muslimat, Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, dan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dukungan, apresiasi, dan rasa bangga dari semua pihak terasa begitu istimewa.
Yang membuat acara semakin berkesan adalah persembahan istimewa dari Bapak Syamsuhari, QA MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo. Beliau menciptakan lagu khusus berjudul “Ayo, Arek Sidoarjo”, yang terinspirasi dari kegigihan dan keberhasilan M. Diar Azzam dan Iqbal Abqary Al Qarny. Lagu ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga ajakan bersemangat bagi generasi muda Sidoarjo khususnya siswa MI MUslimat NU Pucang Sidoarjo untuk rajin belajar, pantang menyerah, dan berani bermimpi besar.
Prestasi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kementerian Agama Jawa Timur dan Kemenag Sidoarjo. Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, Dr. H. Sugiyo, M.Pd, yang hadir dalam acara, menyebut pencapaian ini luar biasa.
“Ini bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi ini membanggakan Sidoarjo, Jawa Timur, bahkan Indonesia,” tegasnya.
Dengan pencapaian ini, MI dan MTs Bilingual Muslimat NU Pucang semakin memperkokoh posisinya sebagai madrasah yang bermutu, maju, dan mendunia.
Sumber:
Times Indonesia
Radar Jatim
Radar Sidoarjo
MPA Jatim
NU Online Jatim
Klik Aktual